Ilustrasi, sumber foto: Shutterstock
Kaya Kiu - Pernahkah kamu merasakan seperti ada bengkak yang terletak di belakang telinga dan makin lama makin membesar? Jika iya, mungkin saja gangguan ini disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening.
Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh. Akan tetapi, jika sampai mengalami pembengkakan, apa saja yang menjadi penyebabnya? Berikut jawabannya!
Penyebab Pembengkakan Kelenjar Getah Bening di Belakang Telinga
Setiap manusia memiliki ratusan kelenjar getah bening kecil di seluruh tubuhnya. Kelenjar ini bersamaan dengan pembuluh getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.
Kelenjar getah bening memiliki sel-sel kekebalan yang biSa membantu tubuh untuk bertahan melawan penyakit. Cairan pada getah bening berguna untuk menghilangkan zat berbahaya yang menyerang.
Saat kelenjar getah bening bekerja, cairan akan terkuras habis. Jika terjadi gangguan, penumpukan cairan dapat terjadi yang menyebabkan bengkak. Pembengkakan kelenjar getah bening mungkin saja hanya terasa benjolan kecil saat disentuh atau bahkan menyakitkan.
Akan tetapi, apa saja sih penyebab dari pembengkakan kelenjar getah bening yang berada di belakang telinga? Berikut beberapa penyebabnya:
1. Infeksi Telinga
Salah satu penyebab dari pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga adalah terjadinya infeksi pada telinga. Pembengkakan ini dapat terjadi bukan hanya di belakang tetapi mungkin juga di depan telinga.
Ketika masalah ini terjadi, kamu mungkin juga mengalami sakit telinga disertai demam. Telinga dapat mengalami infeksi akibat cairan yang menumpuk di dalamnya. Kondisi ini dapat disebabkan alergi, infeksi sinus, atau flu.
2. Mastoiditis
Saat kamu mengalami infeksi telinga dan tidak segera diobati, gangguan yang lebih serius dapat terjadi. Kondisi ini disebut dengan mastoiditis.
Infeksi ini dapat berkembang di tonjolan tulang di belakang telinga, atau mastoid. Akhirnya dapat menyebabkan kista berisi nanah dan menimbulkan benjolan di belakang telinga.
Jika kamu mengalami pembengkakan di belakang telinga, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan medis. Pemesanan untuk pemeriksaan medis di rumah sakit dapat kamu pesan melalui aplikasi Halodoc. Kemudahan ini bisa didapatkan hanya dengan download aplikasi Halodoc. Nikmati kemudahannya sekarang juga!
3. Limfadenopati
Limfadenopati merupakan gangguan yang terjadi di kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening berguna untuk menangkal infeksi. Saat jumlah sel penangkal infeksi terus bertambah, maka penumpukan akan terjadi dan akhirnya menyebabkan pembengkakan. Selain infeksi, limfadenopati juga dapat disebabkan oleh peradangan atau kanker.
4. Infeksi Kulit atau Kulit Kepala
Saat seseorang tengah mengalami infeksi pada kulit atau kulit kepala, gangguannya dapat menyebar ke kelenjar getah bening preaurikular. Gangguan yang disebabkan oleh infeksi ini dapat disertai dengan demam. Selain pembengkakan di belakang telinga, kamu juga dapat mengalami abses dan kulit di atas kelenjar getah beningnya dapat menjadi merah dan terasa hangat.
5. Rubella
Salah satu gejala dari rubella adalah pembengkakan kelenjar getah bening yang berada di belakang telinga. Meski begitu, rubella juga dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tubuh lainnya selain telinga. Saat mengalami rubella, gejala lainnya yang dapat dirasakan adalah ruam yang menyebar di wajah, sakit kepala, demam, hingga persendian yang sakit.
Nah, sekarang kamu tahu apa saja penyebab terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga. Ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan segera. Jika benar disebabkan oleh infeksi dan dibiarkan, masalah yang terjadi dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Pastikan untuk mendapatkan penanganan segera.

No comments:
Post a Comment