Sumber : dok. Paragon Pictures
Kaya Kiu - Film Losmen Bu Broto yang telah dikenal sejak tahun 1980-an, telah dibuat ulang dalam versi kontemporer. Aktor Mathias Muchus, Maudy Koesnaedi, dan Maudy Ayunda didapuk untuk membintangi film ini.
Andi Budiman selaku CEO Ideosource yang merupakan salah satu rumah produksi film Losmen Bu Broto menjelaskan, film ini dikemas bukan lagi untuk penonton bernostalgia.
Film yang akan tayang pada 18 November 2021 di bioskop ini lebih banyak bercerita tentang dedikasi terhadap perempuan Indonesia.
Hal ini juga diungkapkan sebagai bentuk jalan cerita agar remaja merasa berkesinambungan dengan cerita tersebut.
"Itu yang menjadi pertanyaan kami dari awal mau buat ini (mengajak generasi muda mengetahui series lawas)," kata Andi Budiman saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 23 September 2021.
"Kita kepengin tahu problem dari tantangan film ini. Film ini kita dedikasikan untuk perempuan di Indonesia. Konflik yang mau kita angkat adalah peran ibu terhadap dua anak ini seperti apa," lanjut Andi Budiman.
Andi menegaskan kembali, film ini dibuat untuk mengajak penonton merasakan berkesinambungan dengan sosok seorang ibu dalam keluarga. Tantangan perempuan menjadi seorang ibu juga menjadi konflik dalam film arahan sutradara Ifa Isfansyah ini.
"Film ini bukan tentang nostalgia masa lalu, tapi konflik wanita Indonesia. Tantangan sebagai seorang ibu seperti apa," lanjut Andi.
Diketahui, Bu Broto Inn terkenal dengan budaya dan ciri khas masyarakat Jawa Tengah khususnya Yogyakarta. Latar dalam cerita erat kaitannya dengan budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat Yogyakarta.
Mengenai hal itu, Andi menegaskan, dalam film Losmen Bu Broto kali ini ia sama sekali tidak berniat menampilkan sisi Yogyakarta seperti seri-seri sebelumnya.
Andi merasa ingin berbagi dengan masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa untuk merasakan keberlangsungan keluarga Broto.
Dalam hal ini Andi dan tim yang menggarap film tersebut sangat berhati-hati. Hal ini agar film ini dapat dinikmati oleh semua orang dan semua orang di luar Jawa.
"Bahwa kita berasal dari Yogya tapi kami tidak ingin buat cerita ini sangat Yogya yang tidak bisa dinikmati secara umum," tutur Andi lagi.
"Kalau dulu kita lihat sangat Yogya banget, tapi sekarang kita bikin ini relate untuk semua keluarga. Kita sangat hati-hati dengan itu, membuat ini bisa dinikmati secara umum," lanjutnya.
Situs Domino Online | Agen Poker Online | Bola Tangkas Online | Kaya Kiu
No comments:
Post a Comment