Tuesday, April 20, 2021

Kemensos Cairkan Bansos PKH Tahap II

 

Ilustrasi, sumber foto: kaltimtoday.co


Kementerian Sosial telah mencairkan bantuan tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II sebesar Rp6,53 triliun, pada awal Ramadhan 1442 H.


Bansos tersebut menargetkan 9.074.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di seluruh pelosok tanah air.


“Pencairan bantuan ini untuk Tahap II, kebetulan bulan April. Jadi pas bersamaan dengan awal puasa,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/4/2021).


Pencairan PKH untuk mengurangi beban biaya masyarakat


Penyaluran bantuan PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran KPM selama bulan puasa. Karena biasanya kebutuhan rumah tangga meningkat memasuki bulan Ramadhan dibandingkan hari-hari biasa.


“Bulan puasa pengeluaran akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan sahur maupun buka puasa, untuk beli takjil atau beli makanan tambahan lainnya,” lanjut Tri Rismaharini yang akrab disapa Risma.


Mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi


Penyaluran bansos PKH juga diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi.


“Dengan bertambahnya simpanan (saving) masyarakat, makin tinggi daya beli masyarakat,” ujar mantan Wali Kota Surabaya dua periode tersebut.


Jika daya beli meningkat, pedagang kecil juga akan terpengaruh, barang dagangan akan dijual dan bisa mendapat untung.


Dana dapat dicairkan di ATM Bersama dan E-Warong


PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau lebih komponen yaitu komponen kesehatan dengan kategori ibu hamil dan balita. Komponen pendidikan dikategorikan sebagai SD / MI atau sederajat, SMP / MTs atau sederajat dan SMA / MAN atau anak sederajat. Juga komponen Kesejahteraan Sosial pada kategori lansia di atas 70 tahun dan kategori disabilitas berat.


Kementerian Sosial bekerja sama dengan bank milik negara (Himbara) dari Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN untuk menyalurkan dana bantuan. Semua PKH KPM mendapatkan bantuan langsung ke rekening mereka.


“Mereka bisa mencairkan bantuan yang diterima di ATM bersama, E-Warong, dan agen - agen bank yang ditunjuk oleh bank penyalur,” kata Mensos.


Patuhi protokol kesehatan saat mencairkan dana bantuan


Menteri Sosial Risma berpesan agar dalam penyaluran bantuan masyarakat harus berpegang pada protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan.


“Karena masih dalam suasana pandemi COVID-19, KPM PKH saya minta menjaga protokol kesehatan. Para petugas di lapangan saya mohon bisa membantu memastikan protokol kesehatan dipatuhi,” ujarnya.


Berdasarkan data Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial, alokasi anggaran bansos PKH tahun 2021 sebesar Rp28,71 triliun dan telah disalurkan dalam dua tahap sebesar Rp15,35 triliun yaitu Januari 2021 sebesar Rp6,82 triliun dan April Rp 6,53 triliun.

Situs Domino Online | Agen Poker Online | Bolatangkas Online | Kaya Kiu

No comments:

Post a Comment