Ilustrasi, sumber foto: merdeka.com
Kaya Kiu - Pohon adalah makhluk hidup yang memiliki perang yang sangat-sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun dalam inventarisasi global yang komprehensif, antara sepertiga hingga setengah spesies pohon liar terancam punah.
Ada beberapa alasan yang mengancam kepunahan. Beberapa di antaranya karena deforestasi untuk pertanian, penebangan pohon, pembangunan gedung komersial dan lain-lain.
Upaya perlindungan pohon diperlukan di tengah ancaman deforestasi, penebangan dan perubahan iklim yang semakin mengancam kehidupan global.
Hanya sekitar 41 persen spesies pohon liar yang dapat dipastikan aman
Dalam lima tahun terakhir, studi global yang komprehensif menemukan sebanyak 17.510 spesies pohon terancam. Angka ini dua kali lipat dari jumlah gabungan ancaman kepunahan mamalia, burung, dan reptil yang terancam punah.
Melansir The Guardian, jumlah yang terancam punah adalah 29,9 persen dari 58.497 spesies pohon yang diketahui secara global. State of the World's Trees merilis laporan bahwa 7,1 persen mungkin terancam dan sebanyak 21,6 persen spesies lain tidak dievaluasi secara memadai.
Hanya 41,5 persen spesies pohon liar yang terkonfirmasi aman dalam laporan yang dirilis Rabu (1/9).
Malin Rivers, kepala konservasi di Botanic Gardens Conservation International (BGCI) dan salah satu penulis laporan tersebut, mengatakan "pohon sangat penting, seperti menara Jenga. Tarik salah satu bagian saja dan ekosistemnya (akan) berantakan."
Dia menambahkan bahwa "ketika saya melihat angka-angka ini, saya merasa kita perlu bertindak sekarang." Seruan untuk konservasi pohon global diserukan.
Indonesia merupakan salah satu dari enam negara yang spesies pohonnya terancam punah
https://twitter.com/ReutersScience/status/1432863294197583877?s=20
Pada tahun 2020, meluncurkan situs resmi FAO, ada 10 negara di dunia yang memiliki keanekaragaman jenis pohon paling banyak. Mereka adalah Brasil, Kolombia, Indonesia, Malaysia, Venezuela, Cina, Peru, Ekuador, Meksiko, dan Madagaskar.
Dari 10 negara tersebut, ada enam negara yang spesies pohonnya terancam punah. Keenam negara tersebut adalah Brasil, Indonesia, Malaysia, China, Kolombia, dan Venezuela.
Brasil adalah yang terparah dengan 1.788 spesies pohon terancam punah.
Indonesia sendiri memiliki sekitar 5.623 jenis pohon. Lokasi jenis pohon yang terancam punah ini berada di pulau Kalimantan.
Menurut Metro, spesies Dipterocarp di Kalimantan terancam oleh perkebunan kelapa sawit. Dipterocarpaceae merupakan salah satu jenis pohon meranti yang terkenal berasal dari Kalimantan yang dapat tumbuh hingga ketinggian 80 meter dan kualitas kayunya sangat baik.
Karena spesies pohon liar terancam punah
https://twitter.com/BBCWorld/status/1432892472938598403?s=20
Setidaknya ada 9 penyebab utama yang membuat sepertiga spesies pohon liar dunia terancam punah. Di antara sembilan alasan tersebut, seperti dilansir BBC adalah:
Penggundulan hutan untuk pertanian (29 persen)
Penebangan kayu (27 persen)
Pembukaan lahan untuk gembala ternak (14 persen)
Pembukaan lahan untuk tempat pembangunan komersial (13 persen)
Kebakaran hutan (13 persen)
Produksi energi dan pertambangan (9 persen)
Industri kayu dan bubur kertas (pulp) (6 persen)
Masalah hama dari spesies itu sendiri (5 persen)
Perubahan iklim (4 persen).
Malin Rivers mengatakan bahwa laporan ini "memberi kita peta jalan untuk memobilisasi komunitas konservasi yang lebih luas dan pemain kunci lainnya untuk memastikan bahwa konservasi pohon berada di garda depan agenda," jelasnya.
Perubahan iklim, cuaca ekstrim dan naiknya permukaan air laut semakin mengancam pepohonan. Tetapi para ilmuwan mengatakan dengan tindakan konservasi, masih ada harapan untuk masa depan.

No comments:
Post a Comment