Sunday, September 19, 2021

Seputar Fakta dan Penyebab Terjadinya Lucid Dreams

 

Ilustrasi, sumber foto: Istimewa


Kaya Kiu - Lucid dreams merupakan salah satu fenomena mimpi. Kondisi ini terjadi saat seseorang sedang bermimpi di tengah tidurnya, dan sadar bahwa ia tengah bermimpi. Karena itu, kondisi ini seringkali disebut dengan istilah mimpi sadar. Ternyata, ada penjelasan ilmiah dibalik lucid dreams dan mengapa hal ini bisa terjadi. Penasaran? Temukan jawabannya di artikel ini! 


Saat mengalami lucid dreams, seseorang akan merasa seolah melihat kejadian tertentu yang melibatkan diri sendiri. Kejadian tersebut bisa saja pengalaman masa lalu atau hal yang bahkan belum pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini nyatanya cukup umum dan bisa dialami oleh siapa saja. Mimpi sadar biasanya terjadi pada tahap tidur rapid eye movement atau REM (gerakan mata cepat).


Fakta Lucid Dreams yang Perlu Diketahui 


Fase tidur manusia dibagi menjadi 2 tahap, yaitu tahapan rapid eye movement (REM) dan nonrapid eye movement (NREM). Seperti jenis mimpi lainnya, lucid dreams biasanya terjadi pada tahap rapid eye movement (REM). Fase ini merupakan fase di mana otak sangat aktif saat tidur. Gelombang otak yang masih aktif ini membuat seseorang merasa berada di antara fase tertidur dan terjaga. 


Nah, kondisi ini lah yang membuat fenomena mimpi, termasuk lucid dreams terjadi. Orang yang mengalami mimpi sadar biasanya masih akan mengingat mimpi yang dialami, meskipun sudah terbangun dari tidur. Hal ini berbeda dengan mimpi biasa yang biasanya akan dilupakan begitu saja setelah tidur berlalu. 


Kendati begitu, mimpi sadar sebenarnya bukanlah hal yang berbahaya atau harus diwaspadai. Jenis mimpi ini nyatanya umum terjadi pada orang dewasa. Selain itu, lucid dreams juga jarang memiliki efek negatif bagi kesehatan tubuh. Seperti mimpi dalam tidur lainnya, orang yang mengalami kondisi ini biasanya akan terbangun di pagi hari tanpa menunjukkan gejala tertentu. 


Selain fase alami, lucid dreams juga disebut berkaitan dengan kebiasaan meditasi seseorang. Katanya, orang yang sering melakukan meditasi cenderung lebih mudah mengalami fenomena mimpi sadar. Sebab, meditasi disebut bisa membantu seseorang untuk lebih rileks dan tenang, sehingga bisa meningkatkan kualitas tidur dan membuat mimpi yang dialami mungkin terasa lebih nyata. 


Bisa Dimanfaatkan untuk Terapi 


Lucid dreams diyakini memiliki manfaat, salah satunya untuk terapi. Dalam hal ini, mimpi sadar atau kemampuan mengendalikan mimpi disebut bisa membantu mengatasi mimpi buruk. Bahkan, terapi yang tepat disebut bisa mengatasi mimpi buruk yang terjadi berulang sehingga mempengaruhi kondisi tubuh dan kualitas hidup seseorang. 


Bantuan ahli terapi dalam menerapkan terapi lucid dreams akan memberi kemampuan seseorang untuk mengontrol diri, termasuk saat bermimpi atau mengalami mimpi buruk. Selain mengatasi mimpi buruk, terapi mimpi sadar juga disebut berpotensi membantu mengatasi gangguan rasa cemas atau fobia terhadap hal-hal tertentu. 


Pada saat mengalami mimpi sadar, seseorang akan sadar bahwa itu bukanlah dunia nyata, sehingga ia akan lebih leluasa dan memiliki keberanian untuk menjelajahinya. Semakin lama, rasa berani yang dipupuk dalam terapi mimpi bisa dibawa ke dunia nyata. Namun, jenis terapi ini mungkin tidak cocok untuk semua orang, sebab pada kondisi tertentu hal ini justru bisa membuat seseorang kesulitan untuk membedakan mimpi dan kenyataan. 

No comments:

Post a Comment